Rico Waas Tekankan Kolaborasi Keagamaan dan Pembangunan Inklusif.
Medan, hariankabarnusantara.com |Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus mendorong sinergi antara nilai-nilai keagamaan dan arah pembangunan kota yang inklusif. Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melalui sambutan yang dibacakan Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman pada peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Lapangan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Senin (2/2/2026).
Kegiatan yang digelar Pemko Medan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan itu dihadiri Wakil Ketua DPRD Medan Rajuddin Sagala, unsur Forkopimda, anggota DPRD Medan, Kepala Kemenag Kota Medan Impun Siregar, Ketua MUI Kota Medan Hasan Matsum, serta tokoh agama dan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Wiriya Alrahman menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj menjadi wujud komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan menyeluruh, tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan manusia yang berlandaskan nilai agama.
Menurutnya, sinergi lintas perangkat daerah mencerminkan dukungan nyata pemerintah dalam menyukseskan kegiatan keagamaan dan sosial, sekaligus memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Ia juga mengajak warga berperan aktif dalam pembangunan, yang tidak semata diukur dari infrastruktur, melainkan dari kualitas sumber daya manusia yang berintegritas dan memiliki kepedulian sosial.
Dalam sambutannya, Sekda Medan turut mengimbau masyarakat menjauhi narkoba dan judi online, serta mengingatkan pentingnya peran kepala keluarga dalam menjaga kesehatan dan melindungi keluarga dari pengaruh negatif zaman. Para ibu disebut memiliki peran strategis sebagai madrasah pertama bagi anak-anak, sementara generasi muda diajak memanfaatkan masa muda untuk belajar, berkarya, dan bekerja demi masa depan yang lebih baik.
Wiriya Alrahman berharap momentum Isra Mi’raj menjadi sarana memperbaiki diri, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan kesabaran dan kepedulian sosial dalam membangun Kota Medan yang damai dan harmonis. Pemko Medan, lanjutnya, berkomitmen terus bersinergi dengan tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan Medan yang aman, makmur, dan berkelanjutan.
Peringatan Isra Mi’raj 1447 H tersebut mengusung tema penguatan ukhuwah Islamiyah, kepedulian sosial, serta tawakal kepada Allah SWT, dan diisi tausiyah oleh Ustad Jufri CHSI, S.Ag. Dalam ceramahnya, ia menegaskan bahwa Isra Mi’raj merupakan peristiwa agung yang membawa perintah utama bagi umat Islam, yakni ibadah salat. Ia mengajak jamaah menjadikan momentum ini untuk memperbaiki kualitas salat sebagai penghubung langsung antara hamba dan Allah SWT.(Jon)