Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Festival Dayung Sampan Tradisional Panai Hulu sebagai wujud pelestarian budaya dan semangat kolaborasi generasi muda.
Labuhanbatu, hariankabarnusantara.com | Suasana penuh semangat dan kegembiraan mewarnai Festival Lomba Dayung Sampan Tradisional di Pelabuhan Ajamu Ria, Desa Teluk Sentosa, Kecamatan Panai Hulu. Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan HUT Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu itu disambut antusias masyarakat dan diapresiasi langsung oleh Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita Sp.OG., M.KM.
Dalam sambutannya, Bupati Maya menilai festival ini sebagai wujud nyata kreativitas dan semangat kebersamaan pemuda daerah. Ia memuji inisiatif Karang Taruna Labuhanbatu dan Karang Taruna Panai Hulu yang berkolaborasi dengan KORMI Labuhanbatu, sehingga tradisi dayung sampan yang sudah menjadi bagian dari budaya pesisir dapat terus dilestarikan.
“Dayung sampan bukan hanya perlombaan, tapi juga simbol kehidupan masyarakat pesisir yang menjunjung tinggi keberanian, kerja sama, dan kekompakan. Melalui festival ini, kita belajar bagaimana budaya dapat menyatukan masyarakat dari berbagai kalangan,” ujar Bupati Maya Hasmita yang hadir bersama Wakil Bupati H. Jamri ST dan Dandim 0209/LB Letkol Inf. Yudi Ardiyan Saputro S.IP.
Selain menyoroti nilai budaya, Bupati juga menyampaikan kabar baik bagi masyarakat terkait pembangunan infrastruktur. Ia memastikan bahwa jalan lintas provinsi di wilayah Labuhanbatu akan diperbaiki pada tahun 2026 sesuai dengan janji Gubernur Sumatera Utara. “Insya Allah, jalan provinsi yang rusak akan diperbaiki tahun depan. Ini menjadi komitmen pemerintah untuk meningkatkan akses dan konektivitas masyarakat,” ungkapnya.
Tak hanya itu, Bupati Maya juga mengumumkan peningkatan pelayanan kesehatan daerah. Kini, warga Labuhanbatu dapat berobat ke RSUD Rantauprapat dan puskesmas hanya dengan menggunakan KTP dan memperoleh fasilitas perawatan kelas III. “Kami ingin memastikan setiap warga mendapatkan hak yang sama dalam pelayanan kesehatan,” tambahnya.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendoakan kemajuan Kabupaten Labuhanbatu agar menjadi daerah yang makmur, sejahtera, dan penuh keberkahan. “Mari bersama membangun desa dan menata kota agar Labuhanbatu menjadi daerah yang semakin maju dan harmonis,” tuturnya.
Festival dayung sampan tahun ini diikuti 27 tim peserta, masing-masing terdiri dari lima pendayung. Perlombaan berlangsung seru dengan dukungan penonton yang memadati area pelabuhan. Elang Laut berhasil keluar sebagai juara pertama, disusul Dusun II di posisi kedua, dan Kejar Kalau Berani sebagai juara ketiga. Sementara kategori harapan diraih oleh PTPN IV, Bempan, dan Saroha Muda.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Maya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang turut serta menyukseskan kegiatan ini. Ia berjanji akan menghadirkan festival yang lebih besar dengan menambahkan unsur seni dan budaya daerah pada edisi mendatang.
Acara ini turut dihadiri oleh Forkopimcam, perwakilan PTPN IV Kebun Ajamu, pimpinan Bank Sumut Rantauprapat, para kepala dinas, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan para pemuda. Antusiasme warga menjadi bukti nyata bahwa tradisi dan semangat gotong royong masih kuat berakar di bumi Labuhanbatu.(Red)