Refleksi setahun kepemimpinan Vickner–Wahyu, fokus pada kesehatan, infrastruktur, dan ketahanan pangan.
Dairi, hariankabarnusantara.com | Pemerintah Kabupaten Dairi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 yang dirangkai dengan refleksi satu tahun capaian kinerja pemerintahan Vickner Sinaga–Wahyu Daniel Sagala, Selasa (3/3/2026), di Balai Budaya Sidikalang. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyusun arah pembangunan daerah sekaligus mengevaluasi program yang telah berjalan selama satu tahun terakhir.
Bupati Dairi Vickner Sinaga dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan program pembangunan selama setahun terakhir menghadapi tantangan besar akibat pemotongan anggaran dari pemerintah pusat. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi ujian serius bagi pemerintah daerah dalam mewujudkan berbagai program prioritas yang telah direncanakan.
Meski demikian, Bupati menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh berhenti bekerja karena masyarakat membutuhkan perbaikan infrastruktur dan pelayanan kesehatan yang cepat dan nyata. Ia menekankan pentingnya optimisme dan inovasi dalam menghadapi keterbatasan anggaran dengan memaksimalkan potensi sumber daya manusia dan kolaborasi lintas sektor.
Berdasarkan data yang dipaparkan, Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Dairi mencapai 75,88 atau 99,09 persen dari target, menunjukkan kualitas sumber daya manusia tetap terjaga meskipun berada dalam situasi efisiensi anggaran. Selain itu, capaian Universal Health Coverage (UHC) telah mencapai 100 persen sehingga seluruh masyarakat Dairi kini memiliki jaminan kesehatan.
Pemerintah Kabupaten Dairi juga tengah membahas penambahan kamar rawat rumah sakit bersama Kementerian Kesehatan, serta menerima dukungan instalasi air minum dari lembaga internasional Water Mission sebagai bentuk kemitraan strategis dalam meningkatkan pelayanan dasar masyarakat.
Di sektor program Makanan Bergizi Gratis, sebanyak 25 dari 39 dapur SPPG telah beroperasi atau sekitar 64,10 persen, dan ditargetkan seluruhnya berjalan pada April 2026. Sementara dalam sektor kesejahteraan sosial, pemerintah bekerja sama dengan Kementerian Sosial untuk menyalurkan bantuan kepada 130 penyandang disabilitas berupa alat kerja dan fasilitas pendukung kemandirian.
Pada sektor infrastruktur dan lingkungan, pemerintah tetap mengupayakan pembangunan jalan melalui gotong royong serta dukungan pemerintah pusat, meski anggaran terbatas. Program penanaman pohon juga terus berjalan dengan capaian 62.000 pohon menuju target satu juta pohon sebagai bagian dari komitmen Dairi Hijau dan Gerakan Indonesia ASRI.
Bupati juga menyoroti keberhasilan kolaborasi kawasan Danau Toba yang berhasil mengembalikan status UNESCO Geopark dari kartu kuning menjadi kartu hijau, sebagai bukti kerja sama yang solid antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat.
Dalam bidang ketahanan pangan, pemerintah daerah bekerja sama dengan Kementerian Pertanian dengan menyalurkan lebih dari 20 unit traktor dan bibit padi gogo untuk lahan seluas sekitar 2.000 hektare guna memperkuat kemandirian petani di Dairi.Musrenbang RKPD 2027 ini turut dihadiri Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala, unsur Forkopimda, Staf Ahli Gubernur Sumatera Utara, Wakil Bupati Pakpak Bharat, Plt Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian Abdul Angkat, Ketua TP PKK Dairi Rita Puspita Vickner Sinaga, para pimpinan OPD, camat, serta sejumlah narasumber lainnya. Pemerintah Kabupaten Dairi berharap forum Musrenbang ini mampu menghasilkan perencanaan pembangunan yang lebih terarah, kolaboratif, dan berkelanjutan demi mewujudkan Dairi yang tangguh, maju, dan sejahtera.(HN)