Keterangan : Sejumlah pengungsi bersorak-sorai dukung gencatan senjata.(Dok : Ist)
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata di Gaza, Harap Akses Bantuan Segera Dibuka
Jakarta, hariankabarnusantara.com | Pemerintah Indonesia menyatakan dukungan penuh terhadap tercapainya gencatan senjata antara Israel dan Hamas yang diharapkan dapat mengakhiri penderitaan panjang rakyat di Gaza. Melalui pernyataan resmi yang dirilis pada Jumat (10/10/2025), Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyebut gencatan senjata ini sebagai langkah awal menuju perdamaian yang berkelanjutan di kawasan tersebut.
โ โIndonesia menyambut baik gencatan senjata fase pertama di Gaza dan penghentian kekerasan secara permanen,โ tulis Kemlu RI dalam pernyataannya.
Pemerintah juga menyampaikan apresiasi terhadap peran mediasi Amerika Serikat, Mesir, Qatar, dan Turki, yang berhasil mempertemukan kedua pihak untuk mencapai kesepakatan.
โ โIndonesia menegaskan pentingnya pelaksanaan setiap butir kesepakatan gencatan senjata dengan penuh iktikad baik,โ lanjut pernyataan itu.
Gencatan senjata ini disahkan setelah Kabinet Israel meratifikasi kesepakatan tersebut pada Jumat pagi, sekitar 24 jam setelah para mediator mengumumkan perjanjian pembebasan sandera Israel dengan imbalan tahanan Palestina. Kesepakatan ini menjadi bagian dari inisiatif perdamaian yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dengan tujuan mengakhiri konflik dua tahun yang telah menewaskan lebih dari 67.000 warga Palestina dan menghancurkan sebagian besar wilayah Gaza.
Menurut laporan, gencatan senjata akan efektif dalam 24 jam setelah disetujui, sementara pembebasan sandera dijadwalkan berlangsung dalam 72 jam berikutnya. Dari total sandera Israel, 20 orang diperkirakan masih hidup, 26 dilaporkan tewas, dan dua lainnya belum ditemukan. Hamas menyebut proses evakuasi jenazah kemungkinan memakan waktu lebih lama dibanding pembebasan sandera yang masih hidup.
Kesepakatan ini juga mencakup penghentian operasi militer dan penarikan sebagian pasukan Israel dari Gaza, serta pembukaan jalur bantuan kemanusiaan. Truk-truk bantuan berisi makanan dan obat-obatan akan segera diizinkan masuk untuk membantu ribuan warga sipil yang kehilangan tempat tinggal akibat perang.
Pemerintah Indonesia menyatakan harapan agar akses bantuan kemanusiaan segera dibuka secara luas dan menegaskan kesiapan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk berpartisipasi aktif dalam rekonstruksi Gaza.
โ โIndonesia mendorong masyarakat internasional memanfaatkan momentum ini untuk menghidupkan kembali proses perdamaian di Palestina berdasarkan Solusi Dua Negara, menuju terwujudnya negara Palestina yang merdeka dan berdaulat sesuai hukum internasional,โ tegas Kemlu RI.