Momentum Buka Puasa Bersama Jadi Ajang Konsolidasi KemenHaj, Kemenag, KBIHU, MUI dan Ormas Islam.
Medan, hariankabarnusantara.com | Pelaksanaan ibadah haji membutuhkan koordinasi dan kerja sama dari berbagai pihak agar seluruh proses pelayanan terhadap jamaah berjalan aman, lancar, dan sukses. Semangat kolaborasi lintas sektoral menjadi faktor penting dalam menyukseskan penyelenggaraan haji, khususnya pada musim haji tahun ini.
Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kota Medan, Muhammad Bambang Irawan Hutasuhut, saat menghadiri acara buka puasa perdana bersama keluarga besar instansi tersebut dengan insan Kementerian Agama Kota Medan, perwakilan Majelis Ulama Indonesia Kota Medan, pengurus Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) H Sangkot Saragih, organisasi kemasyarakatan Islam, serta kalangan media, Selasa (10/3/2026) di kantor KemenHaj Medan.
Dalam sambutannya, Bambang menegaskan bahwa momentum bulan suci Ramadan harus dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat silaturahmi sekaligus konsolidasi antarinstansi yang terlibat dalam pelayanan ibadah haji.
“Jadikan momentum Ramadan ini sebagai bulan penguatan silaturahmi. Ke depan, berbagai tugas keumatan sudah menunggu, termasuk penyelenggaraan ibadah haji yang merupakan tugas mulia dalam melayani tamu-tamu Allah,” ujar Bambang.
Menurutnya, koordinasi lintas sektoral harus terus diperkuat agar seluruh rangkaian penyelenggaraan haji dapat berjalan dengan baik, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan global yang sedang berlangsung.
Ia juga menyinggung kondisi geopolitik di kawasan Timur Tengah yang tengah dilanda konflik, namun berharap situasi tersebut segera mereda sehingga tidak mengganggu kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun ini.
“Kita berharap di penghujung Ramadan nanti konflik kemanusiaan di Timur Tengah dapat segera berakhir secara damai. Dengan demikian, proses pelaksanaan ibadah haji tahun ini bisa berjalan dengan baik, aman, dan sukses,” katanya.
Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah Sumatera Utara, Sangkot Saragih, mengapresiasi kegiatan buka puasa bersama yang dinilainya sebagai wadah memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan haji.
Ia menegaskan bahwa setiap proses yang dilakukan dalam mempersiapkan keberangkatan jamaah haji merupakan bagian dari pelayanan ibadah yang membutuhkan keikhlasan dan dedikasi tinggi.
“Mengurus haji berbeda dengan pekerjaan lainnya. Ini adalah bentuk amal jariyah kepada Allah. Rekan-rekan di Kementerian Haji membuat regulasi, sementara kami di KBIHU menghimpun jamaah yang akan menunaikan rukun Islam kelima,” ujar Sangkot.
Ia juga menambahkan bahwa semangat kolaborasi antara pemerintah dan lembaga pembimbing haji merupakan bagian dari upaya bersama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para calon jamaah.
“Dengan semangat kolaborasi ini, kita seperti sedang berbisnis langsung dengan Allah. Biarkan Allah yang menilai setiap amal yang kita kerjakan dalam membantu para tamu-Nya menunaikan ibadah haji,” katanya.
Acara buka puasa bersama tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan. Kegiatan kemudian ditutup dengan santap bersama setelah kumandang azan magrib sebagai penanda waktu berbuka puasa, dilanjutkan dengan pelaksanaan salat magrib berjamaah.(DS)