204 Personel Digganjar Penghargaan atas Aksi Kemanusiaan Banjir dan Longsor.
Humbahas, hariankabarnusantara.com | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Humbang Hasundutan (Humbahas) memberikan penghargaan kepada personel TNI dan Polri yang terlibat langsung dalam penanganan bencana banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Humbang Hasundutan. Penghargaan berupa piagam dan bingkisan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan P. Nababan, SH, MH, Kamis (22/1/2026), di Kantor Bupati Humbang Hasundutan, Kompleks Perkantoran Bukit Inspirasi, Doloksanggul.
Kegiatan tersebut dihadiri Dandim 0210/Tapanuli Utara Letkol Kav. Ronald Tampubolon, SH, M.Han, Kapolres Humbang Hasundutan AKBP Adi Nugroho, SH, SIK, Sekretaris Daerah Chiristison R. Marbun, staf ahli bupati, para asisten, pimpinan OPD, personel TNI-Polri, serta insan pers.
Kepala Pelaksana BPBD Humbang Hasundutan, Bernard M. Simamora, melaporkan bahwa total personel penerima penghargaan sebanyak 204 orang, terdiri dari 26 personel TNI Kodim 0210/TU dan 178 personel Polri dari Polres Humbang Hasundutan. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah atas dedikasi dan pengabdian dalam penanganan kebencanaan.
Dandim 0210/TU menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian pemerintah daerah. Menurutnya, apresiasi tersebut menjadi penyemangat bagi TNI untuk terus meningkatkan kinerja dan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan dan penanganan bencana.
Hal senada disampaikan Kapolres Humbang Hasundutan. Ia menegaskan bahwa Polri akan terus bekerja secara tulus dan profesional. Penghargaan ini dinilai sebagai dorongan moral untuk menjaga sinergi TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam mengawal kebijakan pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat.
Bupati Humbang Hasundutan menegaskan bahwa keterlibatan TNI dan Polri sejak proses evakuasi, pencarian dan penyelamatan korban hingga distribusi bantuan logistik mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian yang tinggi. Ia berharap sinergi lintas sektor tersebut terus terjaga demi meningkatkan kesiapsiagaan dan perlindungan masyarakat menghadapi potensi bencana di masa mendatang.(Brt)