Strategi 4K jadi fokus pengendalian inflasi dan stabilitas harga pangan.
Medan, hariankabarnusantara.com | Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, menghadiri High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumatera Utara yang dipimpin Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Jumat (6/2/2026). Pertemuan ini digelar sebagai langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional, khususnya Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Forum tersebut membahas strategi pengendalian inflasi daerah dengan pendekatan empat pilar utama atau 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta komunikasi publik yang efektif. Pemerintah provinsi bersama kabupaten/kota berkomitmen menjaga stabilitas ekonomi daerah agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama periode peningkatan permintaan pangan.
Dalam arahannya, Gubernur Sumatera Utara menekankan pentingnya komunikasi publik yang transparan untuk mencegah kepanikan masyarakat terhadap kenaikan harga bahan pokok. Selain itu, ia meminta seluruh TPID di daerah memperkuat peran dan fungsi dalam memantau pergerakan harga serta memastikan distribusi komoditas berjalan lancar.
Gubernur juga mendorong Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk lebih aktif dalam mendukung rantai pasok pangan strategis, termasuk menjalin kerja sama antar daerah yang memiliki surplus dan defisit komoditas. Sinergi tersebut diharapkan mampu mengurangi kesenjangan harga dan menjaga stabilitas pasar di wilayah Sumatera Utara.
Wakil Bupati Tapanuli Utara menyampaikan bahwa pemerintah daerah siap mendukung kebijakan pengendalian inflasi melalui penguatan koordinasi TPID serta pelaksanaan program stabilisasi harga di lapangan. Menurutnya, langkah terpadu antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota sangat penting untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama menjelang Ramadan dan Idul Fitri.
Dalam pertemuan tersebut juga disepakati sejumlah langkah tindak lanjut, antara lain peningkatan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) secara lebih intensif dan tepat sasaran. Program ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat selama periode hari besar keagamaan.
Melalui partisipasi dalam High Level Meeting TPID, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah provinsi dalam menjaga stabilitas inflasi daerah serta memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi secara berkelanjutan.(HN)