Ketua MDS Rijalul Ansor Medan Soroti Maraknya Tawuran dan Begal yang Dinilai Kurang Mendapat Perhatian Wakil Rakyat.
Medan, hariankabarnusantara.com|Kritik tajam kembali diarahkan kepada para anggota DPRD Kota Medan, khususnya sembilan legislator yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) II. Ketua MDS Rijalul Ansor Kota Medan, Rijalul Ansor, menilai para wakil rakyat tersebut belum menunjukkan kepekaan yang memadai terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, terutama terkait maraknya aksi tawuran dan begal yang meresahkan warga.
Dalam keterangannya kepada media, Sabtu (8/3/2026), ia mempertanyakan peran para anggota dewan yang seharusnya menjadi perwakilan masyarakat di wilayah Medan Utara. Menurutnya, masyarakat masih sering mengeluhkan situasi keamanan yang belum sepenuhnya kondusif, sementara suara dan langkah konkret dari para legislator dinilai belum terlihat secara signifikan.
Ia menuturkan bahwa berbagai insiden kriminalitas seperti tawuran antarwarga maupun aksi begal kerap terjadi dan membuat warga merasa tidak aman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Kondisi tersebut, kata dia, seharusnya menjadi perhatian serius para wakil rakyat agar dapat mendorong langkah-langkah strategis bersama pemerintah daerah dan aparat terkait.
Menurutnya, masyarakat sudah berulang kali menyampaikan keluhan mengenai situasi tersebut. Namun hingga kini warga masih berharap adanya langkah nyata, baik dalam bentuk pengawasan kebijakan, penyampaian aspirasi kepada pemerintah daerah, maupun dorongan terhadap upaya peningkatan keamanan di lingkungan masyarakat.
Lebih lanjut, ia menilai komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat perlu diperkuat agar berbagai persoalan di lapangan dapat segera ditindaklanjuti. Legislator, kata dia, tidak hanya hadir pada momentum politik semata, tetapi juga harus aktif mendengarkan dan memperjuangkan aspirasi konstituen yang diwakilinya.
Melalui pernyataan tersebut, MDS Rijalul Ansor Kota Medan mendorong para anggota DPRD dari Dapil II untuk lebih aktif turun ke tengah masyarakat dan memperhatikan kondisi yang dihadapi warga setiap hari. Ia berharap para legislator dapat bersama masyarakat dan pemerintah daerah mencari solusi guna menekan angka kriminalitas serta menciptakan rasa aman di lingkungan warga.(DS)