Perbaikan dilakukan gotong royong demi pulihkan akses warga dan pertanian.
Taput, hariankabarnusantara.com | Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat bersama pimpinan perangkat daerah teknis, Camat Garoga, dan Kepala Desa Lontung Jae II meninjau langsung kondisi jembatan yang putus akibat banjir di Dusun Hadataran, Desa Lontung Jae II, Kecamatan Garoga, Senin (9/2/2026). Peninjauan dilakukan sebagai respons cepat pemerintah daerah terhadap kerusakan infrastruktur yang menghambat aktivitas masyarakat.
Jembatan tersebut rusak parah setelah diterjang banjir yang terjadi pada Sabtu (7/2/2026), sehingga akses penghubung antar dusun terputus dan mengganggu mobilitas warga, termasuk akses menuju lahan pertanian yang menjadi sumber mata pencaharian masyarakat setempat. Kondisi ini mendorong pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah penanganan agar konektivitas wilayah kembali normal.
Bupati Tapanuli Utara menyampaikan bahwa dirinya langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan terkait banjir dan kerusakan jembatan. Ia menegaskan bahwa agenda kerja lain ditunda demi memastikan kondisi masyarakat terdampak dapat ditangani secara cepat dan tepat. Menurutnya, kehadiran pemerintah di lokasi bencana merupakan bentuk tanggung jawab serta komitmen dalam melayani masyarakat.
Bupati juga menegaskan bahwa perbaikan jembatan akan segera dilakukan melalui kerja sama antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat setempat dengan mengedepankan semangat gotong royong. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara akan memberikan dukungan teknis dan material agar proses perbaikan dapat berlangsung lebih cepat dan akses masyarakat segera pulih.
Selain memastikan penanganan infrastruktur, pemerintah daerah juga berupaya menjaga aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan, terutama sektor pertanian yang sangat bergantung pada kelancaran akses jalan dan jembatan. Perbaikan jembatan diharapkan dapat segera membuka kembali jalur distribusi hasil pertanian serta memudahkan mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Tokoh masyarakat Dusun Hadataran, Mardin Pardosi, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah yang langsung turun ke lokasi bencana. Menurutnya, kehadiran Bupati memberikan semangat dan harapan bagi masyarakat untuk segera bangkit dari dampak bencana serta mempercepat pemulihan infrastruktur yang rusak.
Melalui peninjauan ini, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam penanganan bencana dan perbaikan infrastruktur dasar, sehingga konektivitas wilayah tetap terjaga dan kesejahteraan masyarakat dapat ditingkatkan secara berkelanjutan.(HN)