Kerja Sama Serumpun Dijajaki, Penang Disebut Jadi Mitra Strategis.
Medan, hariankabarnusantara.com|Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus memperluas jejaring kerja sama internasional guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Upaya tersebut terlihat dari pertemuan Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap dengan delegasi Dewan Perniagaan Usahawan Malaysia (DPUM) di Balai Kota Medan, Kamis (29/1/2026).
Kunjungan rombongan DPUM yang dipimpin Presiden DPUM Malaysia, Datuk Seri Abu Hasan Mohd Nor, menjadi ajang penjajakan peluang investasi sekaligus penguatan kemitraan antara Kota Medan dan Malaysia, khususnya wilayah Penang.
Dalam pertemuan itu, Zakiyuddin Harahap menyampaikan apresiasi atas kepercayaan para pengusaha Malaysia yang melirik Medan sebagai tujuan pengembangan usaha. Ia menilai kehadiran DPUM menjadi sinyal positif bagi iklim investasi di ibu kota Provinsi Sumatera Utara.
“Kami menyambut baik kunjungan ini. Kehadiran DPUM tentu membawa semangat baru bagi dunia usaha di Medan. Pemerintah kota siap memberikan dukungan penuh terhadap rencana kerja sama yang saling menguntungkan,” ujar Zakiyuddin.
Ia menambahkan, Pemko Medan berkomitmen menciptakan suasana investasi yang kondusif melalui kemudahan perizinan serta penguatan kolaborasi dengan pelaku usaha, baik dari dalam maupun luar negeri.
Sementara itu, Presiden DPUM Malaysia Datuk Seri Abu Hasan Mohd Nor mengungkapkan bahwa organisasi yang menaungi ribuan pengusaha lintas sektor tersebut memiliki visi menjadikan Medan sebagai salah satu mitra strategis utama di Indonesia. Menurutnya, kerja sama tidak hanya membuka peluang bagi investor Malaysia, tetapi juga memberi ruang bagi pelaku usaha Medan untuk berekspansi ke negeri jiran.
“Kami ingin pengusaha Medan dapat melebarkan sayap ke Malaysia, begitu juga sebaliknya. Ini adalah kerja sama dua arah yang kami harapkan dapat tumbuh secara berkelanjutan,” katanya.
Abu Hasan juga menekankan kedekatan budaya sebagai fondasi kuat dalam membangun kemitraan ekonomi. Ia optimistis hubungan serumpun antara Indonesia dan Malaysia dapat menjadi modal sosial untuk mengembangkan program industri dan perdagangan bersama.
Pertemuan tersebut dilanjutkan dengan sesi diskusi guna membahas potensi sektor-sektor unggulan, sebelum ditutup dengan pertukaran cenderamata sebagai simbol persahabatan dan komitmen kerja sama kedua pihak.(Brt)