Pemko Medan Terbuka Terima Masukan Mahasiswa
Medan, hariankabarnusantara.com | Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menerima audiensi dari Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan Sumatera Utara di Balai Kota Medan, Jumat (31/10). Dalam pertemuan yang berlangsung akrab dan konstruktif itu, berbagai isu strategis terkait pembangunan Kota Medan menjadi bahan diskusi bersama.
Rico menegaskan komitmennya untuk membuka ruang dialog dengan kalangan mahasiswa. Ia menilai, partisipasi pemuda sangat penting dalam mewujudkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat.
“Kami ingin mahasiswa berani menyuarakan ide dan solusi. Pemerintah membutuhkan pandangan dari generasi muda agar kebijakan yang diambil tepat sasaran,” ujar Rico didampingi sejumlah pimpinan perangkat daerah.
Isu Sosial dan Pendidikan Jadi Sorotan
Salah satu isu yang mencuat ialah persoalan anak jalanan di sejumlah titik lampu merah Kota Medan. Menurut Rico, Pemko Medan kini menempuh langkah pendekatan humanis dengan memberikan pembinaan kepada anak-anak serta mengubah pola pikir orang tua yang masih melakukan eksploitasi.
“Sebagian anak bekerja di jalan karena dorongan keluarga. Kami sudah membawa beberapa ke rumah perlindungan sosial untuk mendapatkan pendampingan,” jelasnya.
Selain itu, sektor pendidikan juga menjadi perhatian utama, terutama di kawasan Medan Belawan. Rico menekankan pentingnya pemerataan akses pendidikan baik di sekolah negeri maupun swasta.
“Investasi terbaik adalah pada pendidikan. Anak-anak kita memiliki potensi besar bila terus dibina dengan baik,” ucapnya optimistis.
Fokus pada Infrastruktur dan Lingkungan
Terkait banjir, Pemko Medan telah bekerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II guna menanggulangi luapan sungai yang kerap menimbulkan genangan di sejumlah wilayah. Untuk pengelolaan sampah, pemerintah kota mengoptimalkan sistem pengangkutan dan pembangunan TPS3R, serta mendukung proyek PSEL (Pembangkit Listrik Tenaga Sampah) yang digagas pemerintah pusat.
Transportasi dan Ketertiban Umum
Dalam pembahasan kemacetan dan pungli parkir, Rico menegaskan pihaknya terus meningkatkan pelayanan transportasi umum dengan menambah koridor dan halte agar masyarakat beralih dari kendaraan pribadi.
“Untuk menekan pungutan liar di sektor parkir, semua juru parkir akan dilatih terlebih dahulu sebelum bertugas,” tegasnya.
Pesan Terbuka untuk Mahasiswa
Menutup pertemuan, Rico berpesan agar mahasiswa tidak segan melaporkan oknum aparatur Pemko yang tidak profesional.
“Jika ada pegawai kami yang melakukan pungli, laporkan segera. Kami ingin birokrasi Medan bersih dan transparan,” tandasnya.
Sementara itu, Koordinator BEM SI Kerakyatan Sumut, Ilham Syah Putra, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Wali Kota.
“Kami sangat berterima kasih karena Bapak Wali Kota menjawab secara jelas setiap persoalan yang kami sampaikan,” ujarnya.(Ril)